PPA STP REINHA: MOMEN AFIRMASI DIRI MAHASISWA

Penilaian Pembelajaran Akhir (PPA) merupakan salah satu tahap dari seluruh proses pembinaan dan pendidikan di Sekolah Tinggi Pastoral Reinha. Momen ini menjadi akhir dari seluruh tahap proses pendidikan yang dinilai secara akumulatif melalui Ujian Skripsi. Selama dua hari penuh (21-22 Juni 2021), Sekolah Tinggi Pastoral menggelar PPA.

Hadir dalam acara pembukaan, Senin (21/06/2021) yang digelar di Aula Reinha ini dua utusan dari Bimas Katolik, Dionisius P. Pradana (Analis Mutu Akademik Seksi Pengembangan Akademik dan dan Akreditasi pada Subdit Pendidikan Tinggi) dan Stephani Pemberialitoti Onelan (Analis Tenaga Kependidikan Seksi Ketenagaan dan Kemahasiswaan pada Subdit Pendidikan Tinggi), Martinus Tupen (Kepala Kantor Kemenag Flores Timur), Petrus Tukan SVD (Ketua Sekolah Tinggi Pastoral Reinha) dan para dosen STP Reinha dan mahasiswa peserta Ujian PPA.

Dalam sambutannya mewakili Dirjen Bimas Katolik, Dionisius menegaskan bahwa PPA merupakan momen afirmasi diri para mahasiswa. “PPA yang saat ini kita laksanakan menjadi moment bagi saudara-saudari untuk mengafirmasi kembali diri anda sendiri. saudara-saudari sudah mengikuti seluruh proses pembelajaran di lembaga pendidikan ini. Saudara-saudari sudah menguasai bidang ilmu yang anda ikuti selama ini. Saudara-saudari sudah layak menyandang gelar Sarjana Pendidikan Agama Katolik yang handal di tengah masyarakat”, tegas Dionisius.

Lebih lanjut Dionisius mengatakan: “Melalui pelaksanaan PPA akan nampak kualitas diri saudara-saudari. Akan dapat diukur sejauh mana pemahaman saudara-saudari dalam mencerna seluruh proses pembelajaran selama ini. Akan dapat diukur sejauh mana minat anda dalam membaca buku ilmu pengetahuan. Akan dapat diukur sejauh mana analisis anda dalam menghadapi realitas sosial dan realitas iman dalam hidup sehari-hari”.

“Melalui pelaksanaan PPA akan nampak kualitas diri saudara-saudari. Akan dapat diukur sejauh mana pemahaman saudara-saudari dalam mencerna seluruh proses pembelajaran selama ini. Akan dapat diukur sejauh mana minat anda dalam membaca buku ilmu pengetahuan. Akan dapat diukur sejauh mana analisis anda dalam menghadapi realitas sosial dan realitas iman dalam hidup sehari-hari”, demikian harapan Dionisius.

Sebelum mahasiswa ditetapkan sebagai peserta PPA, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik telah rnelakukan uji validasi kelayakan peserta PPA. Validasi data menggunakan PDDikti sebagai imtrumen pelaksanaan penjaminan mutu penyelenggaraan Pendidikan Tinggi yang terintegrasi secara nasional. Data dan seluruh aktivitas mahasiswa perserta PPA telah terdaftar secara benar pada PDDikti. Para peserta PPA dinyatakan Iayak mengikuti PPA ini berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Nomor 249 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Penilaian Pernbelajaran Akhir Program Sarjana Strata Satu Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka tanggal I5 Juni 2021 dengan jumlah peserta ujian 20 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *