STP Reinha Larantuka Gelar Rangkaian Tes Penerimaan Calon Dosen Baru

LARANTUKA — Sekolah Tinggi Pastoral (STP) Reinha Larantuka menyelenggarakan rangkaian tes penerimaan calon dosen baru pada 15–16 Oktober 2026. Seleksi ini diikuti oleh seorang peserta, yakni Filmond Kotriand Peka Rotok, S.Fil., M.Th., yang berlatar belakang pendidikan Magister Teologi dengan bidang kajian Teologi Kontekstual.

Rangkaian seleksi mencakup asesmen sikap dan komitmen kelembagaan, Tes Kemampuan Bidang (TKB), tes bahasa Inggris, wawancara berbasis visi dan misi institusi, serta praktik mengajar atau microteaching. Melalui berbagai komponen tersebut, penilaian menjangkau penguasaan keilmuan, kemampuan pedagogis, komunikasi akademik, kepribadian, dan kesiapan peserta berkontribusi bagi pengembangan kampus.

Pada tahap seleksi tanggal 15 Oktober 2026, peserta menjawab pertanyaan mengenai pelayanan kepada mahasiswa, kerja sama dengan rekan dosen, tanggung jawab terhadap institusi, serta komitmen menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Asesmen ini juga menggali pemahaman peserta tentang profesi dosen sebagai tanggung jawab profesional sekaligus pelayanan pendidikan.

Dalam jawaban tertulisnya, Filmond menempatkan pendampingan mahasiswa sebagai bagian penting dari tugas seorang dosen. Ia juga menyatakan kesediaan untuk membantu pekerjaan kelembagaan, mendukung pengembangan program studi, serta terlibat dalam penelitian, publikasi, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya melihat diri saya bukan hanya sebagai pengampu mata kuliah, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas akademik yang ikut bertanggung jawab terhadap perkembangan STP Reinha,” tulisnya dalam jawaban wawancara.

Tes Kemampuan Bidang menggali pemahaman peserta mengenai Pendidikan Keagamaan Katolik, teologi kontekstual, pedagogi, Kurikulum Merdeka, serta pendidikan berbasis capaian atau Outcome-Based Education (OBE). Materi tes mencakup hubungan antara capaian pembelajaran, aktivitas belajar, dan asesmen, sekaligus kemampuan menghubungkan ajaran Gereja dengan pengalaman hidup masyarakat.

Sementara itu, tes bahasa Inggris mencakup pemahaman bacaan, tata bahasa, kosakata, penerjemahan, dan penulisan akademik. Wawancara yang dilakukan oleh Dr. Hermania Bhoki, S.Fil., M.Pd., menggali kesesuaian peserta dengan visi dan misi STP Reinha Larantuka, termasuk gagasan pengembangan pembelajaran, penelitian, dan pelayanan kepada masyarakat Flores Timur.

Rangkaian seleksi dilanjutkan dengan praktik mengajar pada 16 Oktober 2026. Dalam sesi ini, Filmond membawakan materi “Moral Seksualitas” dalam simulasi mata kuliah Moral Kristiani. Penilaian dilakukan oleh tiga penilai, yakni Dr. Hermania Bhoki, S.Fil., M.Pd.; Krisantus M. Kwen, S.Pd., M.Th.; dan Skolastika Lelu, S.Ag., Lic.Iur.Can.

Aspek yang dinilai meliputi perencanaan pembelajaran, penguasaan materi, ketepatan teologis, strategi mengajar, komunikasi akademik, penggunaan media, keterlibatan mahasiswa, serta asesmen dan umpan balik. Identitas dan spiritualitas pendidik Katolik turut menjadi bagian dari penilaian.