
Yayasan Perguruan Tinggi Henricus Leven Gelar Raker 2026 dengan tema “Sinergitas Yayasan dan Perguruan Tinggi Menuju Kampus Unggul”
Larantuka, 6 –7 Maret 2026 — Yayasan Perguruan Tinggi Henricus Leven mengundang dua perguruan tinggi di bawah naungan yayasan yang sama, yakni Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka (STP Reinha Larantuka) dan Institusi Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL), menggelar Rapat Kerja Bersama dengan mengusung tema “Sinergitas Yayasan dan Perguruan Tinggi Menuju Kampus Unggul.” Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara yayasan dan perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola kelembagaan, serta pengembangan institusi.
Rapat kerja tersebut dihadiri oleh pimpinan yayasan, pimpinan perguruan tinggi, dosen, serta tenaga kependidikan dari kedua institusi. Forum ini dilaksanakan pada tanggal 6 – 7 Maret 2026 dilaksanakan di Auditorium Institusi Keguruan dan Teknologi Larantuka yang dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk melakukan evaluasi program kerja, merumuskan kebijakan, serta menyusun langkah-langkah pengembangan kampus yang lebih terarah dan berkelanjutan.


Kegiatan dibuka langsung oleh Dr. Benedikta Y. Kebingin, Lic., Theol selaku Pemimpin Umum Yayasan dalam sambutannya, menegaskan pentingnya membangun sinergitas yang kuat antara yayasan dan perguruan tinggi agar seluruh program dan kebijakan dapat berjalan secara efektif. Sinergi ini diharapkan mampu mendorong terciptanya tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Kegiatan berjalan selama dua hari, pada hari pertama, 6 Maret 2026 menghadirkan dua narasumber yang memberikan penguatan materi bagi seluruh peserta. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Samuel, M.Pd dengan topik “Penguatan Kolaborasi dan Tata Kelola Kelembagaan.” Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang solid antara yayasan dan perguruan tinggi serta penerapan tata kelola kelembagaan yang baik guna mendukung tercapainya visi dan misi institusi pendidikan tinggi.


Berikutnya, materi kedua disampaikan oleh Sr. Theresia Maria Protegenti Tini, MM., CA., Ak yang membawakan topik “Tata Kelola Keuangan yang Transparan, Akuntabel, dan Berkelanjutan.” Ia menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik serta memastikan keberlanjutan pengembangan lembaga pendidikan.
Pada hari kedua, 7 Maret 2026 dalam rapat kerja ini juga dipaparkan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2026–2027 dari masing-masing unit perguruan tinggi, yaitu Sekolah Tinggi Pastoral Reinha Larantuka dan Institusi Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL). Pemaparan ini mencakup rencana program strategis, pengembangan akademik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan sarana dan prasarana pendidikan.
Melalui pemaparan RKA tersebut, setiap unit memaparkan prioritas program yang akan dilaksanakan dalam periode 2026–2027, termasuk peningkatan mutu pembelajaran, penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kerja sama dengan berbagai lembaga. Diskusi yang berlangsung juga memberikan ruang bagi peserta untuk memberikan masukan dan penyempurnaan terhadap rencana program yang telah disusun.
